Sun Moon Lake, Kali Ini

IMG_4730

Kali ini, kecantikan Sun Moon Lake dimulai lewat sebuah kereta gantung yang meluncur dari ketinggian hingga 142 m ditengah rintik-rintik hujan. Kereta gantung itu sederhana saja, bentuknya kubus dengan sudut-sudut agak melengkung. Ia ditempeli poster karakter manga One Piece. Apa warna gondola itu, saya sudah lupa.

Tetapi saya ingat bagaimana ketinggian memang memberi pemandangan indah. Di sisi kanan, kecantikan danau terbesar di Taiwan ini memang menakjubkan. Airnya nampak biru kehijauan, serasi dengan hamparan hutan hijau disekelilingnya. Semua diam. Tak ada yang bergerak kecuali gondola yang saya naiki. Seolah film yang diputar dalam gerakan lambat. Kabut tipis menambah kesan mistis perjalanan.

Sun Moon Lake memang istimewa. Jika bentuk pulau Formosa sering dibilang menyerupai ubi jalar, maka danau ini ibarat sari manis yang kita dapat ketika membakarnya dengan madu. Secara geografis, Ia bagian dari wilayah Nantou yang terletak persis di tengah-tengah Taiwan. Di danau seluas 7,93 kilometer persegi ini, terdapat Pulau Lalu yang membelahnya jadi dua bagian. Sisi barat berbentuk melengkung seperti bulan sabit, sementara di bagian timur, bundar seperti matahari. Dus, Ia diberi nama Sun Moon Lake.

Catatan tertua soal nama ini ada dalam tulisan Perjalanan ke Shueilishe yang ditulis pujangga Deng Chuan-an di tahun 1821.  CNN menyebut rute sepeda di sekitar danau ini sebagai salah tempat tempat bersepeda terindah di dunia.

Tak sampai delapan menit, gondola sampai dibawah. Hujan masih deras. Dengan bus, saya memutari danau untuk mencapai salah satu pintu masuk utama yang dipenuhi dengan toko dan pedagang. Melewati deretan penjual makanan, saya dan kawan membeli jajanan khas disana, sayap ayam yang dibelah dua dan diisi nasi hangat dan sayuran segar, sebelum dibakar kembali menjadi satu. Tak lama, hujan reda. Dari bawah, danau ini terasa berbeda. Ia luas tapi lebih membumi. Ada beberapa dermaga kecil untuk menyusuri danau.  Seperti sebuah lukisan. Saya jalan-jalan kecil sambil memotret sebentar. Tidak terlalu lama.  Bus sudah harus berangkat lagi, mampir ke kuil Wenwu.

Itu sebuah perjalanan singkat sekitar 20 menit. Kuil ini terletak agak diatas pegunungan yang mengelilingi Sun Moon Lake. Kuilnya terdiri dari tiga bagian, yang pertama didedikasikan untuk leluhur Kaiji yang dianggap Dewa Literatur. Bagian kedua untuk Guang Gong, atau Kuan Yu yang terkenal dari Kisah Tiga Kerajaan. Sedang bagian terakhir, dipersembahkan bagi Confucius.

Di depan gerbang kuil ini, ada pelataran dimana kita bisa melihat kearah Sun Moon Lake. Lengkap dengan prasasti batu seukuran manusia bertuliskan Sun Moon Lake dalam aksara Tiongkok warna merah. Disini, lagi-lagi Ia memberikan kesan yang berbeda. Kali ini saya yang berdiri diam. Memperhatikan keseluruhan danau dari tempat yang agak jauh. Hujan juga sudah berhenti. Rasanya lebih menenangkan. Terasa seperti sebuah foto ketimbang film. Saya putuskan berpisah sejenak dari kawan-kawan, mau menikmati lebih lama. Ini pemandangan terakhir Sun Moon Lake kali ini. Sebuah penutup.

Sun Moon Lake memang luas. Banyak rupa untuk dinikmati. Satu jam barangkali belum bisa memberikan penilaian terlampau akurat. Kalau ada waktu, mungkin saya akan berkeliling lagi di danau ini. Tapi sementara, bagi saya, setidak-tidaknya rupa-rupa Sun Moon Lake kali ini ada satu kesamaan: sama-sama cantik. Semoga ketika ada kesempatan kembali lagi, Ia tidak sungkan menunjukkan kecantikan lainnya.

revisi: tulisan ini sebelumnya menyebut di depan gerbang kuil Wenwu terdapat prasasti bertuliskan Sun Moon Lake dalam aksara Tiongkok berwarna emas. Seharusnya berwarna merah. 

About these ads

2 thoughts on “Sun Moon Lake, Kali Ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
The Esquire Theme.

%d bloggers like this: