Speak Only if You Can Improves Upon the Silence

Yah, berbicaralah, hanya jika kita telah mampu untuk memperbaiki diri kita dalam keheningan..

Saya adalah penggemar “kalimat” orang-orang bijak. Dalam facebook saya, banyak sekali kalimat dari orang-orang besar dan bijak sepanjang zaman. Tapi entah kenapa, kalimat ini saya anggap sebagai kalimat yang paling saya sukai.

Mungkin karena latar belakang pendidikan yang saya ambil, komunikasi. Satu hal yang sering sekali di-take it for granted–Satu hal yang terlalu mudah, sekaligus terlalu sulit. Terlalu sederhana, sekaligus terlalu rumit. Satu hal yang bisa membangun, sekaligus menghancurkan. Itulah komunikasi.

Dalam cakupan komunikasi yang begitu luas, berbicara adalah satu hal yang spesial. Berbeda sifat dengan tulisan ataupun gambar. Berbicara, bagi saya, adalah satu sarana paling indah dalam berkomunikasi. Dalam berbicara, terdapat kehangatan, relasi, keterikatan, dan emosi yang sangat manusiawi.

Kasih, sedih, kecewa, marah, maupun gembira terekspresikan dengan jujur.

Entah siapa yang pertama kali mencetuskan kalimat agung ini, tapi saya rasa dia sangat mengerti kecenderungan buruk manusia untuk “lambat mendengat, cepat berbicara.” Berbicara sekeras dan selantang mungkin, tanpa mau mendengar terlebih dahulu duduk persoalannya.

Berbeda dengan “lambat mendengar, cepat berbicara,” kalimat “berbicaralah, hanya jika kita telah mampu untuk memperbaiki diri kita dalam keheningan..” menuntut adanya suatu kontemplasi, suatu perenungan. Dalam perenungan tersebut, seseorang dituntut untuk bisa memperbaiki dirinya terlebih dahulu sebelum berkata-kata. Untuk bisa memperbaiki diri, sesorang haruslah memiliki pengertian yang benar.

Maka mungkin benarlah tuntutan seorang Voltaire, yang dengan arogan mengatakan “If you wish to converse with me, define your terms,” atau yang secara lebih halus diungkapkan oleh seorang filsuf stoik, Epitectus dengan ungkapan “First learn the meaning of what you say, and then speak.”

Karena berbicara terlalu mudah sekaligus terlalu sulit🙂

So,

…speak only if you can improves upon the silence!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s