A Basketful of Cherries

Reading Adam Gopnik began as an incident. It was another day strolling in perhaps Taiwan’s most lovely second-hand bookstore, Mollies, near National Taiwan University. There, in the basement, hidden within hundred of books stored neatly in two big black drawer, Paris to the Moon seemed oddly placed among some random self-help and politic books. Hard-coverContinue reading “A Basketful of Cherries”

Man Seeks God: My Flirtations with the Divine

Ada yang mengecewakan ketika membaca buku kedua Eric Weimer, Man Seeks God: My Flirtations with the Divine —yang saya beli ketika obral di toko buku. Barangkali karena ekspektasi berlebih mengingat buku pertama Eric, The Geography of Bliss, yang mengisahkan perjalanannya sebagai penggerutu yang mencari kebahagiaan, adalah bacaan menawan. Saya sedikit bangga waktu mempromosikan buku ituContinue reading “Man Seeks God: My Flirtations with the Divine”

Sebuah Buku, Sebuah Saksi

Hari itu satu sore yang sejuk di taman sebuah mal di bilangan Jakarta Barat. Saya ada janji bertemu kawan lama, seorang wartawati harian bisnis nasional. Barangkali sudah setahun kami tidak bersua, tenggelam dalam kesibukan masing-masing. Kami bicara banyak, bercanda, kadang berkelu kesah. Lalu pembicaraan menjurus ke hal yang paling mengikat kami: jurnalisme. Ia sedang kesalContinue reading “Sebuah Buku, Sebuah Saksi”

Steve Jobs

Mari kita jujur. Sebuah biografi biasanya mudah untuk dibaca, karena isinya melulu kebaikan dan kesuksesan pribadi yang ditokohkan. Apalagi jika inisiatif datang dari si tokoh sendiri. Agar narasi tidak terlalu datar, kadang memang diceritakan kesulitan dan kesalahan si tokoh. Tapi tentu itu akhirnya hanya sekedar bumbu untuk memperlihatkan kehebatan. Tidak haram juga sebetulnya. Hanya ujungnya,Continue reading “Steve Jobs”

the curious incident of the dog in the night-time

Ada hal menyenangkan yang sulit dijelaskan waktu membaca novel the curious incident of the dog in the night-time–ya, semuanya tanpa huruf kapital di awal. Bukan hanya dari judulnya yang nyeleneh, desain sampulnya pun menarik. Didominasi warna merah, dengan judul putih dan sebuah gambar anjing poodle hitam terbalik. Sekilas mungkin terlihat seperti buku kacangan. Tapi tunggu dulu.