Robohnya Gereja Kami

Haji Ali Akbar Navis tentu bukan seorang sinis, apalagi bodoh. 22 buku, 8 antologi luar negeri plus 106 makalah sastra untuk kegiatan akademis dalam maupun luar negeri tampaknya sulit dihasilkan tanpa kreativitas maupun intelektualitas. Tak mungkin juga orang semacam Syafii Maarif ataupun mantan Menteri Agama Tarmizi Taher datang melayat ketika AA Navis telah tiada, jikaContinue reading “Robohnya Gereja Kami”

Buku “Agama” Saya adalah Jurnalisme

Hari ini kiriman buku saya sampai juga. Baru pertama kali saya beli buku via pemesanan langsung. Begitu tahu bukunya sudah beredar, saya langsung kirim email, minta dikirimkan satu. Itu kira-kira tanggal 14 Desember tahun lalu.